Catatlah Peristiwa Dalam Hidup

“Peristiwa itu sesuatu, maka catatlah peristiwa dalam hidup segera mungkin! Setiap kejadian hidup akan berarti bila kita mencatatnya. Sebab, catatan itu adalah bukti sejarah yang akan dipakai sebagai barang bukti.”  ~ Arda Dinata~ PRODUKTIF MENULIS – Catatlah peristiwa dalam hidup ini, sebab kehidupanmu itu adalah peristiwa sejarah. Untuk itu, tidak berlebihan bila kita mencatat peristiwa…

Read More
Menulislah dengan cinta

Menulislah dengan Cinta

“Menulislah dengan cinta. Cinta itu telah membuat ceritanya sendiri. Menulis dengan cinta, bikin hidup bergairah terus menyala. Tulislah tentang cinta agar menarik pembaca.” Arda Dinata _❤oOo❤_ PRODUKTIF MENULIS – ANDA MENULISLAH dengan cinta, tulisan akan lahir penuh makna dan hadir sepenuh jiwa. Napas panjang tulisan tak akan terasa melelahkan pembaca. Gairah membaca akan terus tercipta…

Read More
Matahari, tersenyum, dan isnpirasi menulis

Matahari, Tersenyum, dan Inspirasi Menulis

“Matahari, tersenyum, dan inspirasi menulis merupakan kumpulan kata penuh makna. Matahari tersenyum dalam dekapan dingin menyelimuti tubuh. Kehangatannya memberi kegairahan semangat menyongsong hari esok yang penuh harap kebaikan. Doa pagi penuh kebaikan akan terus tersebarkan bersama pena inspirasi yang tersaji setiap hari.”  ~ Arda Dinata~ PRODUKTIF MENULIS – Sebelumnya, saya pernah menulis terkait: Alam, tafakur,…

Read More
Inspirasi Itu Sesuatu Dalam Menulis

Inspirasi Itu Sesuatu Dalam Menulis

“Inspirasi itu sesuatu dalam menulis. Datanglah ke pasar, banyak inspirasi akan bermesraan dengan sang penulis. Begitu menginjakkan kaki di parkiran pasar sampai masuk di pasar, ide menulis akan bermunculan untuk meminta segera dituliskan.”~Arda Dinata~ PRODUKTIF MENULIS – Pasar menciptakan ceritanya sendiri. Aneka ide tergali dari sisi-sisi pasar yang terjadi. Aneka rezeki tersebar bagi yang mampu…

Read More
Membaca Perjalanan Menulis

Membaca Perjalanan Menulis

Yuk, membaca perjalanan menulis, sebab di sana ada hikmah! Mendiang novelis E.L. Doctorow pernah menggambarkan proses penulisan sebagai berikut: “Seperti mengendarai mobil pada malam hari, kita hanya dapat melihat sejauh yang diterangi lampu. Tetapi, kita –ternyata– dapat menempuh seluruh perjalanan dengan cara ini.” Jadi, menulislah sekarang juga dan tempulah perjalanan menulis itu hingga akhir.  (Hernowo…

Read More
error: Content is protected !!