Berprestasi Melalui Tulisan, Mau?

Seseorang pemula yang terus menulis, walaupun naskahnya belum berhasil diterbitkan atau berkali-kali ditolak. Sesungguhnya itu melatih diri menjadi tabah, ulet, dan tekun, sehingga akhirnya pada suatu hari mencapai keberhasilan. Setelah menjadi penulis yang berhasil, bilamana ia terus menghasilkan karya tulis, ini berarti ia dapat memelihara ketekunan kerja dan senantiasa berusaha memajukan diri. Itu semua merupakan nilai pendidikan yang sukar diperoleh dari sekolah manapun. Inilah bukti berprestasi melalui tulisan.

3. Nilai kejiwaan (Psychological value).

Nilai kejiwaan (Psychological value)
Ilustrasi kepuasan batin dan kepercayaan diri tumbuh dari kebiasaan menulis (Sumber foto: unsplash.com/@brookecagle)

Bilamana karena keuletan terus menerus menulis dan akhirnya tulisannya dapat dimuat dalam surat kabar terkenal atau diterbitkan sebagai buku oleh penerbit terkenal. Sehingga, lahirlah pada diri penulisnya kepuasan batin, kegembiraan kalbu, kebanggaan pribadi, dan kepercayaan diri. Inilah bukti berprestasi melalui tulisan.

4. Nilai kemasyarakatan (Social value).

Nilai kemasyarakatan (Social value) itu bukti berprestasi melalui tulisan
Ilustrasi lewat menulis akan mendapat nilai sosial yang tersebar lewat media sosial ke masyarakat (Sumber foto: unsplash.com/@ptrc)

Seseorang penulis yang telah berhasil dengan karya-karya tulisannya, biasanya akan memperoleh penghargaan di masyarakat. Paling tidak, namanya dikenal oleh para penerbit, pengusaha toko buku dan sidang pembaca tertentu. Inilah bukti berprestasi melalui tulisan.

5. Nilai keuangan (Financial value).

 Nilai keuangan (Financial value) dari menulis
Ilustrasi imbalan materi hasil kerja dari menulis (Sumber foto: unsplash.com/@moneyphotos)

Tentu saja, jerih payah dari seorang penulis yang berhasil akan menerima imbalan uang dari pihak yang menerbitkan karyanya, seperti yang penulis gambarkan di awal tulisan ini. Inilah bukti berprestasi melalui tulisan.

6. Nilai filsafat (Philosophical value).

Nilai filsafat (Philosophical value) dari menulis
Ilustrasi lewat menulis kearifan pikirannya akan tetap abadi lewat tulisan yang dibukukan (Sumber foto: unsplash.com/@theshubhamdhage)

Salah satu gagasan besar yang digumuli para ahli pikir sejak dulu ialah keabadian. Jasad orang-orang arif tidak pernah abadi, tetapi buah-buah pikiran mereka kekal diabadikan melalui karangan yang ditulis. Sampai hari ini, manusia modern mengetahui kearifan Plato melalui naskah percakapannya; kita mengetahui luasnya pemikiran Imam Al-Ghazali melalui karya-karya tulisnya; dll. Dunia Timur menyadari nilai ini dengan pepatahnya, “Segala sesuatu musnah, kecuali perkataan yang tertulis.” Inilah bukti berprestasi melalui tulisan.Waallahu’alam.

BACA JUGA:  Menulis Memberdayakan Diri

======

Anda ingin menjadi penulis sukses, ikuti terus tulisan saya seputar dunia tulis menulis secara rutin di leman website PRODUKTIF MENULIS di  www.ProduktifMenulis.com ya! Caranya klik whatsApp di bawah ini:

Arda Dinata adalah penulis buku Strategi Produktif Menulis dan penulis kolom di https://insanitarian.com/ , https://ardadinata.com/, dan https://www.miqraindonesia.com/

Arda Dinata

Arda Dinata adalah penulis buku Strategi Produktif Menulis dan penulis kolom di https://insanitarian.com/ , https://ardadinata.com/, dan https://www.miqraindonesia.com/

2 komentar pada “Berprestasi Melalui Tulisan, Mau?

Tinggalkan Balasan

A Group Member of:
Toko SosmedToko SosmedToko SosmedWWW.ARDADINATA.COMWWW.ARDADINATA.COMInSanitarianMIQRA INDONESIA


error: Content is protected !!