Berprestasi Melalui Tulisan, Mau?

Anda mau berprestasi melalui tulisan? Dunia tulis menulis tidak hanya milik kaum wartawan. Siapa pun, kalau mau berlatih, bisa juga jadi penulis. Masalahnya, kadang-kadang kita tidak menyadari potensi yang dimiliki. Melalui tulisan ini, penulis mencoba berbagi pengalaman dalam bidang tulis menulis.

– arda dinata –

Oleh: Arda Dinata

PRODUKTIF MENULIS – Tujuan utama dalam tulis menulis, adalah dimengertinya setiap kalimat yang kita susun bagi para pembaca. Kalimatnya tepat, jelas, dan tidak membingungkan pembaca. Selain itu, tulis menulis bermaksud untuk mengungkapkan fakta, data, perasaan, sikap, isi hati dan pikiran secara efekif kepada pembaca.

Bagi calon penulis, setidaknya ada tiga tahap yang harus dilalui. Yakni teknik penulisan, muatan atau isi, dan kontinuitas menulis. Barangkali Anda telah menguasai teknik penulisan dan isinya, tetapi malas untuk menulis secara kontinyu. Tentu hasilnya akan tersendat-sendat dikala menuangkan ide ke dalam tulisan.

Atau Anda telah memiliki simpanan data, fakta dan ilmu pengetahuan sebagai calon isi tulisan. Tetapi, belum mengetahui teknik penulisan dan tidak secara kontinyu menulis, maka dapat dipastikan lebih sering menghadapi kegagalan.

Sebaliknya, teknik dan kontinyuitas telah Anda miliki, tetapi tidak pernah berusaha menambah wawasan dan isi tulisan tersebut. Sehingga tulisan terasa kering, tidak berkembang dan membosankan.

Berdasarkan pengalaman, tidak terlalu banyak syarat sebenarnya untuk memulai menulis. Awalanya, kita harus selalu mencoba menulis, menulis, dan menulis apa saja yang ada dalam pikiran serta banyak membaca.

Kemudian hasil dari tulisan itu, kita kirim ke surat kabar tertentu. Tapi, tentunya sebelum tulisan tersebut kita kirimkan, terlebih dahulu kita perlu membaca ulang dan merevisinya beberapa kali. Barangkali, ada kata-kata yang kurang tepat atau rancu. Di sini yang perlu diperhatikan juga adalah masalah ‘selera’ redaksi surat kabar tersebut.

BACA JUGA:  Buku, Pembaca, dan Menulis
Berprestasi melalui tulisan berawal dari membaca
Ilustrasi membaca dan menulis itu modal utama untuk jadi seorang penulis yang berprestasi (Sumber foto: unsplash.com/@nickmorrison)

Bagi seorang penulis, buku, membaca dan menulis adalah sebagian dari hidupnya. Penulis tanpa buku, akan menghasilkan tulisan yang hambar dan tidak berbobot. Sehingga ada seorang penulis yang mengatakan bahwa “Berbobot atau tidaknya sebuah tulisan, adalah karena ditunjang oleh banyaknya buku yang pernah dibaca penulisnya.”

Dari aktivitas menulis tersebut, selain kita telah berdakwah lewat tulisan. Kita juga akan mendapatkan imbalan materi. Besarnya honorarium tergantung kebijaksanan redaksi surat kabar yang bersangkutan, berkisar antara Rp. 50.000 sampai 200.000 rupiah per tulisan (puisi, cerpen, artikel, resensi buku, dll), bahkan lebih. Cukup lumayan bukan?

Bayangkan kalau Anda mampu menulis secara produktif. Misalnya, tiap hari mampu menulis satu tulisan, maka dalam satu minggu terkumpul tujuh buah tulisan. Lalu tulisan itu, kita kirimkan ke tujuh surat kabar dan ternyata dimuat, maka berapa pendapatan yang Anda terima? Sungguh luar biasa … bukan! Ini idealnya dan kenyataannya tergantung dari aktivitas dan kreatifitas diri kita sendiri.

Menurut The Liang Gie (1983), ada enam jenis nilai yang akan dilahirkan dalam tulis menulis, yaitu:

1. Nilai kecerdasan (Intellectual value).

Nilai kecerdasan (Intellectual value)
Ilustrasi lewat karya menulis akan ada nilai daya pikir yang terdokumentasikan dengan baik (Sumber foto: unsplash.com/@tapanstock123)

Dengan sering menulis yang antara lain berupa menghubungkan buah pikiran yang satu dengan yang lain, merencanakan rangka uraian yang sistematis dan logis serta menimbang-nimbang sesuatu perkataan yang tepat. Maka seseorang akan senantiasa bertambah daya pikirnya, kemampuan hayalnya sampai tingkat kecerdasannya. Inilah bukti berprestasi melalui tulisan.

2. Nilai pendidikan (Educational value).

Nilai pendidikan (Educational value) didapat dari menulis
Ilustrasi nilai-nilai pendidikan yang didapat lewat melatih diri tabah, ulet, dan tekun menulis (Sumber foto: unsplash.com/@towfiqu999999)

Arda Dinata

Arda Dinata adalah penulis buku Strategi Produktif Menulis dan penulis kolom di https://insanitarian.com/ , https://ardadinata.com/, dan https://www.miqraindonesia.com/

2 komentar pada “Berprestasi Melalui Tulisan, Mau?

Tinggalkan Balasan

A Group Member of:
Toko SosmedToko SosmedToko SosmedWWW.ARDADINATA.COMWWW.ARDADINATA.COMInSanitarianMIQRA INDONESIA


error: Content is protected !!